Puncak Arus Mudik Idul Adha Diperkirakan pada Kamis Sore

mudik
Ilustrasi mudik. Foto: Sofian Dwi/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta– Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan puncak arus mudik Idul Adha akan terjadi pada Kamis sore ini.  Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan akan ada peningkatan arus lalu lintas dari DKI Jakarta.

“Kami perkirakan mulai sore setelah jam pulang kantor akan ada peningkatan di ruas-ruas jalan, baik di arteri maupun di tol,” kata Sambodo di Jakarta, Kamis (29/7).

Menurut Sambodo, tidak ada penyekatan arus mudik pada perayaan Idul Adha ini meski berlangsung di tengah pandemi Covid-19.  Hal ini berbeda dengan kebijakan pada perayaan Idulfitri pada akhir Mei lalu, dimana ada penyekatan antarwilayah dan penutupan sejumlah ruas jalan.

Sambodo menuturkan pada arus mudik ini tol layang Jakarta-Cikampek tetap dibuka dan rest area dijaga oleh petugas.  Polda Metro Jaya menyiapkan 28 pos pemantauan pada untuk arus mudik kali ini.

Menurut Sambodo, sejumlah skenario juga telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan misalnya dengan menyiapkan contra-flow, menutup rest area yang menyebabkan antrean panjang, serta menerapkan sistem buka-tutup.  Selain di ruas jalan, peningkatan arus mudik juga akan terjadi di Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Terminal Tanjung Priok, Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Kalideres.

Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta warga tidak mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Adha mengingat tren kasus positif Covid-19 masih meningkat.  Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan daerah yang menjadi asal dan tujuan pemudik juga merupakan penyumbang kasus Covid-19 terbesar di Indonesia pada Rabu, 29 Juli 2020.

Kelima daerah tersebut yakni DKI Jakarta sebanyak 577 kasus, Jawa Timur sebanyak 359 kasus, Jawa Tengah sebanyak 313 kasus, Sumatra Utara sebanyak 241 kasus, dan Sulawesi Selatan sebanyak 128 kasus.  “Penyumbang kasus besar adalah juga daerah tujuan dan asal pemudik dan ini adalah kasus dalam satu hari,” kata Wiku melalui telekonferensi di Graha BNPB pada Kamis.

“Ini perlu menjadi perhatian. Dalam rangka Idul Adha, yang akan mudik mohon dipertimbangkan dan dihindari kalau tidak terlalu perlu,” lanjut dia. (AA/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here