Larang Warga Saksikan Penyembelihan, Begini Proses Kurban di Masjid Al Azhar

penyembelihan hewan kurban
Penyembelihan hewan kurban Idul Adha di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (31/7). Foto: Suandri Ansah/indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan melarang warga menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban. Pelarangan ini dalam rangka menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Panitia Idul Adha Masjid Agung Al Azhar menyembelih 14 ekor sapi dan 117 kambing. Total jumlahnya mengalami penurunan dari tahun lalu, terjadi pada kambing yang menurun 26 ekor.

“Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk akses masuk harus mengenakan tanda khusus, yang tidak mengenakan tanda tak bisa masuk ke area penyembelihan,” ujar Ketua Panitia, Muhammad Zainul Arifin, Jumat (31/7).

Sebelum melaksanakan ibadah kurban, tim jagal mengikuti briefing yang dipimpin Zainul. Ia memberi arahan tentang pentingnya menerapkan protokol covid-19, yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Waktu pemotongan dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama mulai pukul 09.00 WIB sampai Shalat Jumat. Tahap kedua selepas Jumat hingga Ashar.

“Selain masker setiap petugas diwajibkan memakai sarung tangan. Kita garansikan daging kurban layak dikonsumsi sekaligus antisipasi steril dari Covid-19,” imbuhnya.

Sebelum masuk ke area pemotongan, tim jagal yang berjumlah 50 orang wajib menjalani pemeriksaan suhu tubuh. Prosesi pemotongan pun didampingi tim dokter dari Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Area pemotongan meliputi wilayah penyembelihan sapi dan kambing secara terpisah. Lalu wilayah pengulitan, pencacahan dan penimbangan.

“Kita informasikan tahun ini kita tak membagikan daging kurban di lokasi ini, di area masjid. Kalau ada masyarakat yang merapat ke kandang teriak-teriak tak usah dilayani,” kata Zainul.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here