Rumah Makan Bahrein Jadi Klaster Baru, Sempat Disewa Untuk Resepsi Pernikahan

Indonesiainside.id, Bogor – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bogor memutuskan keluarga pemilik rumah makan Pondok Bahrein sebagai klaster baru di Kota Bogor. Hal ini setelah dari hasil tes usap (swab) diketahui ada delapan orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari delapan orang tersebut, tercatat enam orang warga Kota Bogor dan dua orang warga Kabupaten Bogor,” kata Ketua GTPP Bogor Dedie A Rachim, Ahad(2/8).

Pemilik rumah makan itu, kata dia, sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi di RSUD Kota Bogor, sedangkan anggota keuarganya ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pihaknya juga terus melakukan penelusuran untuk menekan potensi penularan Covid-19 pada kluster ini.

“Kami mendata sebanyak 17 orang yang melakukan kontak erat dengan keluarga pemilik rumah makan dan telah dilakukan tes usap. Kami sedang menanti hasil tesnya,” katanya.

Dedie yang juga Wakil Wali Kota Bogor, memastikan terus melakukan tracing dan tracing terhadap klaster baru penularan virus corona di Rumah Makan Pondok Bahrein di Jalan Pandawa Raya, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, tersebut.

Dedie mengatakan jika keterangan yang didapatkannya, rumah makan tersebut sempat menggelar pesta pernikahan.

“Ternyata pernah menggelar resepsi pernikahan beberapa hari,” katanya.

Diketahui, pemilik rumah makan Pondok Bahrein itu meninggal dunia di RSUD Kota Bogor, pada Sabtu (1/8) malam kemarin.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here