Covid-19 DKI Makin Tak Terkendali, Hari Ini Bertambah 489 Kasus

ilustrasi covid-19. foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Penambahan kasus positif Covid-19 di ibu kota pada hari ini sebanyak 489 kasus. Jumlah kasus konfirmatif secara total di Jakarta pada Senin (3/8) sebanyak 22.443 kasus.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani mengatakan, dari 489 kasus tersebut, 130 kasus adalah akumulasi data dari 7 hari terakhir yang baru dilaporkan.

Data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 4.864 spesimen. Sebanyak 4.234 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru, dari sana didapatlah hasil 489 positif dan 3.745 negatif.

“Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 39.003,” terangnya.

Ia menjelaskan, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

“Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4X lipat standar WHO,” imbuhnya.

Kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui testing. Strategi tes-lacak-isolasi sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah. Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak. Jakarta telah memenuhi standar itu, bahkan melebihinya.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here