Penerapan Ganjil Genap untuk Batasi Pergerakan Kendaraan

ganjil genap
Kendaraan melintas di Jalan Salemba Raya, Jakarta, Rabu (7/8/2019). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengumumkan perluasan 16 rute baru kebijakan Ganjil-Genap bagi kendaraan roda empat yakni di Jalan Pintu Besar Selatan, Gajah Mada, Hayam Wuruk, Majapahit, Sisingamangaraja, Panglima Polim, Fatmawati, Suryopranoto, Balikpapan, Kyai Caringin, Tomang Raya, Pramuka, Salemba Raya, Kramat Raya, Senen Raya, dan Gunung Sahari yang mulai berlaku pada 9 September 2019. Foto: ant

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan pembatasan lalu lintas berdasarkan sistem ganjil genap plat nomor kendaraan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Kebijakan ini merupakan penerapan kembali setelah lima bulan ditiadakan.

Ganjil genap berlaku mulai pagi ini di sejumlah ruas jalan yang sama dengan aturan sebelum pandemi, antara lain di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Gatot Subroto, dan Jalan MT Haryono.

Aturan ini berlaku setiap hari kerja mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Pembatasan ini sebelumnya sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19 akibat transportasi umum menjadi salah satu area yang berisiko terhadap penularan virus tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pemberlakukan kebijakan ini bertujuan membatasi pergerakan masyarakat di ibu kota.

Dia meminta perusahaan dapat membatasi dan mengatur jumlah karyawan yang bekerja di kantor dengan adanya aturan ganjil genap ini.

“Misalnya plat nomor yang bersangkutan ganjil, maka pada tanggal genap yang bersangkutan tetap di rumah, tidak melakukan pergerakan yang tidak penting,” kata Syafrin kepada wartawan di Jakarta.

Pasalnya, kasus infeksi Covid-19 di Jakarta telah meningkat hingga sembilan kali lipat sejak masa transisi berlaku.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada 459 kasus positif Covid-19 dari 90 klaster perkantoran di ibu kota sejak masa transisi berlaku pada 4 Juni 2020 hingga 29 Juli 2020.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here