Operasi Patuh Jaya Bekasi, 2.031 Kendaraan Terjaring Tak Patuh

Sebanyak 2.031 kendaraan terjaring Operasi Patuh Jaya 2020 di wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sejak 23 Juli-5 Agustus. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Bekasi – Sebanyak 2.031 kendaraan terjaring Operasi Patuh Jaya 2020 di wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sejak 23 Juli-5 Agustus.

“Jumlah itu khusus untuk yang kami tindak ya, kami lakukan penilangan kepada mereka,” kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani di Cikarang, Jumat (7/8).

Selain melakukan penilangan, pihaknya juga memberikan teguran tertulis kepada 2.321 pengendara lainnya dalam kesempatan yang sama. Ojo mengaku pelanggaran lalu lintas selama operasi ini didominasi oleh pelanggaran melawan arah serta tidak memakai helm.

Jika dibandingkan dengan operasi serupa tahun lalu ada penurunan tingkat penindakan tilang hingga 54 persen namun untuk teguran justru mengalami peningkatan mencapai 16 persen. Dia menjelaskan ada perbedaan teknis pelaksanaan pada operasi tahun ini dari razia stasioner atau razia di tempat menjadi razia mobile atau bergerak untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.

“Kalau pakai razia stasioner yang diberhentikan banyak sehingga tidak social distancing. Kalau razia mobile, anggota naik motor, misalkan di jalan ketemu pelanggar langsung disetop dan ditilang,” ucapnya.

Pengendara yang melakukan pelanggaran melawan arus beralasan ingin mencari jalan pintas untuk memangkas jarak sehingga waktu tempuh perjalanan bisa lebih cepat. “Melawan arus ini disebabkan masyarakat yang cenderung untuk mencari jalan pintas. Itu yang menjadi alasan kenapa pengendara melawan arus,” katanya.

Mengantisipasi hal ini pihaknya mengaku akan menutup sejumlah putaran balik yang tidak resmi serta merubah beberapa ruas jalan menjadi dua arah salah satunya di Jalan RE Martadinata, Cikarang Kota agar tidak ada lagi pengendara yang melawan arah. Kemudian untuk pelanggaran tidak menggunakan helm, Ojo memastikan itu hanya persoalan kedisiplinan saja dan untuk mengatasinya perlu dilakukan sosialisasi yang lebih masif lagi.

Pada operasi tahun ini pihaknya menerjunkan 160 personel gabungan. Terdiri atas Satlantas Polres Metro Bekasi, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja. (ASF/ANT)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here