Operasi OK Prend Diubah Jadi Tibmask, Pemprov DKI Perluasan Jangkauan

Satpol PP) DKI Jakarta mengubah operasi ketertiban protokol kesehatan selama PSBB bertajuk Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah (OK Prend) menjadi Operasi Tertib Masker (Tibmask) dengan perluasan jangkauan hingga permukiman. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengubah operasi ketertiban protokol kesehatan selama PSBB bertajuk Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah (OK Prend) menjadi Operasi Tertib Masker (Tibmask) dengan perluasan jangkauan hingga permukiman.

“OK Prend dilakukan di ruas jalan hingga fasilitas umum, ternyata kluster yang ada, pemukiman itu terjadi peningkatan maka kita ganti jadi Operasi tertib masker. Operasi Tibmask ini diperluas jangkauannya hingga ke permukiman dan lingkungan warga selain tetap menjangkau jalan dan tempat umum,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8).

Arifin menilai operasi ini berpotensi atau rawan gesekan dengan warga di lingkungan tempat tinggal masyarakat, karenanya, dia menginstruksikan dalam pengawasan di pemukiman agar melibatkan lurah, tokoh masyarakat dan pengurus RT/RW. “Ketika melakukan Operasi Tibmask di pemukiman warga, diikutsertakan lurah selaku Ketua Gugus Tugas Kelurahan dan unsur masyarakat. Sehingga personel tidak sendiri ketika melakukan Operasi Tibmask di lingkungan pemukiman,” ujarnya.

Arifin menuturkan selain permukiman warga, Operasi Tibmask ini juga menyasar tempat-tempat umum atau tempat usaha yang berpotensi menimbulkan keramaian seperti, restoran, kafe, maupun tempat berkumpulnya anak muda dan lainnya. Menurutnya, beberapa aktivitas masyarakat meningkat pada waktu tertentu di lokasi-lokasi tersebut, khususnya malam akhir pekan dan tidak sedikit yang mengabaikan protokol pencegahan penularan Covid-19.

“Ada di tempat-tempat tertentu seperti kafe, restoran, tempat nongkrong remaja dan anak muda itu penuh berkerumun, tanpa memperhatikan dan mengabaikan protokol kesehatan. Oleh karenanya setiap malam akhir pekan paling tidak tiap kecamatan punya satu sasaran yang harus dikenakan penindakan,” ungkapnya.

Operasi Tibmask menindak warga yang abai terhadap penggunaan masker seperti, tidak menggunakan dan membawa masker, membawa masker tapi tidak digunakan, atau tidak menggunakan masker dengan benar. Operasi Tibmask ini juga berlaku bagi warga yang tidak menggunakan masker saat sedang berkendara.

Sanksi yang dikenakan kepada pelanggar mulai dari sanksi sosial membersihkan tempat atau fasilitas umum, hingga denda administratif maksimal Rp250.000. “Nama Tibmask agar orang lebih mudah diingat dan dimengerti masyarakat. Dan Satpol PP dalam menindak warga yang melanggar punya SOP dengan penuh keramahan dan kesantunan. Kami lakukan ini sebagai upaya untuk memberikan perlindungan kepada warga Jakarta,” ucapnya. (ASF/ANT)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here