Tahun Baru Islam, Masyarakat DKI Diminta untuk Bijak

Sejumlah peserta membawa obor saat pawai Rolasan di Tegal, Jawa Tengah, Jumat (8/11/2019). Pawai sambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti ratusan peserta tersebut diisi dengan berbagai macam seni pertunjukan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/nz

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala Satpol PP DKI, Arifin, meminta masyarakat untuk bijak dalam menyikapi Tahun Baru Islam 1 Muharram tahun ini. Pasalnya, pandemi virus corona (Covid-19) masih menghantui ibu kota.

“Pawai-pawai obor dan sebagainya (rutinitas di malam 1 Muharram), sebaiknya untuk suasana di pandemi (Covid-19) ini harus kita sadari. Kegiatan semacam itu tidak usah diadakan,” ujarnya di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (19/8).

Ia menuturkan, masih banyak cara lain yang bisa dilakukan umat muslim tanpa harus menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Namun, lanjut Arifin, kegiatan yang diadakan juga harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni tidak berkerumun.

“Dicarikan strategi kegiatan yang lain, bahwa banyak cara juga bahwa kita mendekatkan diri kepada Tuhan yang maha kuasa, Allah SWT, dengan lebih mengedepankan keselamatan dan kesehatan kita. Bukan kita tidak memeriahkan, tetapi kita harus bisa lebih bijak dan arif dalam suasana pandemi ini,” tuturnya.

“Kami melakukan ajakan partisipasi semua pihak, tanpa harus selalu membutuhkan kehadiran Satpol PP untuk membubarkan, menghalau kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan protokol kesehatan,” paparnya menambahkan. (RAM)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here