Pengendalian Moda Transportasi di DKI, Ganjil-Genap Motor Belum Berlaku

Para petugas dari Ditlantas Polda Metro Jaya tengah memberikan imbauan kepada pengendara sepeda motor di simpang Sarinah, Jakarta Pusat. Foto: M Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemprov DKI telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Salah satu yang diatur dalam regulasi tersebut adalah pengendalian moda transportasi.

“Untuk sepeda motor belum dikenakan ganjil-genap. Saat ini, ganjil-genap yang diberlakukan masih pada 25 ruas jalan, bagi kendaraan roda empat, dengan 14 jenis kendaraan yang dikecualikan. Serta, berlaku pada pagi jam 06.00-10.00 WIB dan sore jam 16.00-21.00 WIB,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo, di Jakarta, Jumat (21/8).

Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan penyesuaian waktu berkegiatan dengan plat nomor kendaraan yang dimilikinya. Masyarakat dengan plat nomor kendaraan ganjil, dapat berkegiatan dari rumah pada tanggal genap, dan sebaliknya.

Selain itu, masyarakat turut berperan dalam menekan laju penyebaran pandemi Covid-19 di ibu kota. Syafrin menuturkan bahwa pada masa transisi ini, untuk semua ruas jalan diutamakan bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi sepeda sebagai sarana mobilitas penduduk sehari-hari untuk jarak yang mudah dijangkau.

“Dengan Pergub Nomor 80 Tahun 2020 ini, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan penegakan hukum dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kendati terdapat pembatasan, diharapkan juga pemulihan berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi warga yang terdampak pandemi Covid-19 tetap bisa dilakukan,” tuturnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here