Ada 44 Adegan dalam Rekonstruksi Penembakan di Kelapa Gading

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat merekonstruksi kasus penembakan dan pembunuhan berencana terhadap pengusaha di bidang pelayaran di Mako Polda Metro Jaya, Selasa (25/8). Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Polda Metro Jaya telah merampungkan puluhan adegan rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap seorang pengusaha pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan bahwa proses rekonstruksi sudah selesai digelar di dua TKP berbeda.

“Total ada 44 adegan kita lakukan dan terbagi dalam beberapa tahapan-tahapan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (25/8). Ia menuturkan, puluhan adegan dalam kasus tersebut diperankan langsung oleh para tersangka tanpa pemeran pengganti.

“Kita tahu bahwa fungsi rekonstruksi adalah bagaimana kita menggambarkan terjadinya suatu peristiwa pidana, dengan cara memperagakan para saksi dan tersangka ini, tentang apa yang sudah dia tuangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP),” paparnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan bahwa ada dua alasan rekonstruksi digelar di dua lokasi. Lokasi pertama di Polda Metro Jaya adalah rekonstruksi tahap perencanaan pembunuhan, dan lokasi kedua adalah di TKP pembunuhan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“44 adegan ini dibagi menjadi dua tahapan, pertama adalah 36 adegan yang terkait dengan pembunuhan berencana. Kemudian terkait dengan 340, 338 pembunuhan berencana, terbagi menjadi tahapan demi tahapan,” urai Calvijn.

Penyidik Polda Metro Jaya telah mengungkap kasus penembakan yang menewaskan pemilik perusahaan pelayaran bernama Sugiyanto (51 tahun) yang didalangi oleh karyawatinya, Nur Lutfiah (34 tahun). Sebanyak 12 orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana tersebut kini telah menyandang status tersangka dan terancam hukuman mati. (RAM/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here