Gedung DPRD DKI Masih Ditutup

Gedung DPRD DKI Jakarta
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Foto: M. Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Beroperasinya gedung DPRD DKI masih menunggu perintah dari pimpinan Parlemen Kebon Sirih. Saat ini, gedung tersebut masih ditutup karena ditemukan kasus positif Covid-19 di sana beberapa waktu lalu.

“Jadi nanti pimpinan DPRD mau ke kantor, nanti nunggu arahan saja. Apakah besok sudah mulai dibuka atau tidak,” kata Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Hadameon Aritonang, Selasa (25/8).

Dengan demikian, sejumlah kegiatan yang mengakibatkan kerumunan ditunda sementara. Lalu, akses masuk untuk anggota atau pegawai negeri sipil (PNS) yang melintas dibatasi, serta belum diizinkan untuk menggunakan fasilitas parkir.

Hadameon menuturkan, saat ini belum ada penjadwalan kembali bagi anggota dewan untuk dilakukan Swab Test. Ia mempersilakan anggota dewan yang akan melakukan uji usap secara mandiri.

“Ya terserah mereka, kalau misalnya mau uji usap dengan fasilitas kantor, kita fasilitasi. Sudah, dari Minggu kemarin, sudah banyak dari anggota dewan yang uji usap,” tuturnya.

Sejak Rabu (29/7) lalu, Gedung DPRD DKI sudah ditutup. Ini dilakukan salah satu anggota dewan dan staf dewan terpapar virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, itu.

Selama ditutup, seluruh area gedung tersebut disemprot disinfektan. Penutupan itu merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya ditutup karena salah satu staf dewan positif Covid-19, Selasa (14/7). (RAM)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here