Selama Bulan Ini, Dinkes DKI Catat 9 Klaster Penularan Covid-19

Sejumlah penumpang berada halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (6/4). Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui dinas kesehatan (dinkes) mencatat telah terjadi sembilan klaster penularan Covid-19 selama bulan Agustus 2020. Oleh karena itu, jumlah kasus positif di ibu kota terus bertambah.

Kepala Dinkes DKI, Widyastuti, memastikan hal tersebut melalui rekaman video yang diunggah di kanal Youtube Pemprov DKI dan dikutip Indonesiainside.id, Selasa (25/8). Ia pun mencontohkan sejumlah klaster tersebut, yakni klaster para pekerja migran atau anak buah kapal (ABK) yang dikarantina di Jakarta, kemudian klaster kegiatan keagamaan, hingga klaster rumah tahanan (Rutan).

“ABK atau pekerja migran Indonesia itu ada 962 orang dan 26 kasus juga ditemukan di rutan,” ujarnya. Kendati sejumlah klaster baru bermunculan, Widyastuti mengatakan bahwa pasien Covid-19 terbanyak berasal dari klaster fasilitas kesehatan.

Ia menuturkan, banyak warga yang secara mandiri datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan diri dan kemudian divonis positif terpapar virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, itu. “Warga yang datang ke rumah sakit jumlahnya 56 persen atau 8.850 orang,” tuturnya.

Selain itu, Widyastuti juga memaparkan jumlah pasien dari hasil penelurusan atau active case finding (ACF) dari komunitas warga. “Pasien di komunitas ada 25 persen dengan jumlah 4.068 orang. Ini adalah warga hasil tracing atau ACF, kalau enggak dicari ya enggak akan ketemu,” paparnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here