Ikut Aksi di DPR, 12 Remaja Akan Diisolasi karena Reaktif Hasil Tes Cepat

Polda Metro Jaya lakukan tes cepat kepada 200 pemuda yang diamankan disekitar Komplek Parlemen Senayan, Rabu (7/10/2020). ANTARA/Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Polda Metro Jaya mengamankan 200 pemuda yang diduga sebagai kelompok Anarko yang berada di sekitar Komplek Parlemen Senayan dan saat dilakukan tes cepat, sebanyak 12 pemuda dinyatakan reaktif.

“Ada sekitar 12 orang yang kita amankan dari gedung DPR, dua dari Jakarta Barat dan 10 dari Jakarta Pusat, ternyata mereka ini reaktif,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (7/10).

Atas temuan tersebut polisi akan mengisolasi 12 pemuda tersebut di Pademangan untuk dilakukan tes usap (swab test) untuk memastikan apakah para pemuda tersebut terjangkit virus Covid-19 atau tidak. “Sambil menunggu hasil tes swab, mereka akan kami isolasi di Pademangan,” katanya.

Yusri pun kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk sebisa mungkin menghindari keramaian selama masa pandemi. “Saya ingin menyampaikan perlunya kehati-hatian, ini akan menjadi klaster baru, takut saudara-saudara kita setelah berunjuk rasa atau menyampaikan pendapat di muka umum, ini contoh salah satunya ternyata menjadi klaster baru Covid-19,” kata Yusri.

Yusri menjelaskan 200 pemuda dan pelajar itu diamankan petugas di sekitar Gedung DPR/MPR RI dengan niat mengikuti unjuk rasa. Para pemuda tersebut diduga sebagai anggota kelompok anarko yang berupaya untuk bergabung melakukan demonstrasi di depan Gedung Parlemen.

Saat diperiksa lebih lanjut para pemuda dan pelajar tersebut mendapat ajakan via media sosial untuk mengikuti aksi demo sekitar Komplek Parlemen Senayan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here