5 Ketentuan Khusus Aktivitas Olahraga Indoor selama PSBB Transisi

ilustrasi olahraga. foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Warga mulai mendapat kelonggaran dalam aktivitas di luar rumah. Namun, banyak ketentuan yang harus dipenuhi. Misalnya, olahraga di dalam ruangan (indoor), sudah diperbolehkan dengan lima ketentuan khusus selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

“Pertama, kegiatan dilakukan dengan kapasitas maksimal 50 persen,” ujar paparan resmi dari Pemprov DKI Jakarta terkait pengaturan kegiatan dalam PSBB transisi, Ahad (11/10).

Ketentuan kedua yang harus dilakukan oleh penyedia layanan olahraga di dalam ruangan adalah tidak memperbolehkan adanya penonton dalam kegiatan olahraga itu.

Selanjutnya, standar prosedur operasional terkait protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat di fasilitas publik yang dipakai bersama dan berada di dalam gedung olahraga itu.

“Keempat pengelola wajib mengatur alur pergerakkan orang yang berada dalam arena dan menjaga jaraknya minimal dua meter,” sebut pernyataan dari Pemprov DKI.

Ketentuan kelima, pegawai yang melayani pengunjung harus dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap seperti masker, face shield, hingga sarung tangan.

Selain lima ketentuan itu, Pemprov DKI Jakarta secara umum meminta pengelola atau pun penanggung jawab kegiatan untuk menaati empat hal terkait protokol pencegahan COVID-19, yaitu pertama higienis meliputi menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), wajib menggunakan masker di luar rumah, rutin desinfeksi fasilitas, menghindari kontak fisik dengan mengutamakan “cashless payment” dan transaksi secara daring, bila ditemukan klaster (bekerja bersama, berinteraksi dekat) di sebuah tempat kerja, maka wajib melakukan penutupan tempat kerja selama 3 x 24 jam untuk desinfeksi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here