Sebanyak 13 Pompa Apung Dikirim ke Wilayah Rawan Banjir DKI Jakarta

Indonesiainside.id, Jakarta – Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kota Jakarta Selatan mendistribusikan 13 pompa apung ke sejumlah wilayah rawan banjir.

“Kita punya ‘basecame’ pompa-pompa, ada di Setiabudi, Komplek Perdatam, ada di gudang SDA di Rawa Minyak, di JOE (Jagakarsa) dan Bukit Duri juga ada,” kata Kepala Sudin SDA Kota Jakarta Selatan, Mustajab di Jakarta, Jumat (16/10).

Menurut Mustajab, penyimpanan pompa apung portabel ini disebar ke sejumlah wilayah bertujuan agar memudahkan akses apabila terjadi banjir dan genangan terutama di wilayah rawan.

Ke-13 pompa apung tersebut merupakan bantuan peralatan yang diberikan oleh Dinas SDA DKI Jakarta pada Rabu (7/10) lalu.

Dengan adanya 13 pompa apung ini, Sudin SDA Jakarta Selatan memiliki tambahan peralatan dalam penanggulangan banjir serta genangan di wilayah Jaksel.

“Kita sudah punya 12 pompa yang tersedia saat ini, lima pompa stasioner (menetap) dan tujuh pompa mobile,” kata Mustajaba.

Khusus untuk pompa mobile, dari tujuh pompa yang dimiliki ditambah dengan 13 pompa apung, maka Sudin SDA Jakarta Selatan memiliki peralatan pompa mobile sebanyak 20 unit.

Pompa stasioner dan mobile memiliki fungsi sama tetapi berbeda cara kerja. Pompa stasioner ditempatkan di wilayah ‘langganan’ banjir, daerah rendah dekat dengan pinggiran sungai atau kali. Bila terjadi limpasan air kali, tidak bisa mengering sendiri, maka dibantu dengan pompa yang menetap (stasioner) yang berada di wilayah tersebut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here