Puncak Arus Libur Panjang Diprediksi Rabu, Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

Ilustrasi - Sejumlah kendaraan melintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (11/9/2020). (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah)

Indonesiainside.id, Jakarta – Perjalanan atau pergerakan arus libur panjang akhir pekan ini diprediksi naik 21,77 persen dibandingkan hari biasa pada masa pandemi. Arus libur panjang atau lalu lintas kendaraan keluar Jakarta diprediksi terjadi pada Rabu (28/10). Sedangkan arus balik pada 1 November 2020.

Libur panjang jatuh pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 yang merupakan akumulasi dari hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. PT Jasa Marga memperkirakan lalu lintas kendaraan keluar Jakarta akan meningkat hingga 21,77 persen.

“Kami imbau pengguna jalan agar menghindari perjalanan saat puncak volume lalin untuk keamanan dan kenyamanan bersama,” kata Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru melalui keterangan tertulis, Senin (26/10).

Jasa Marga akan menerapkan aturan jaga jarak di tempat peristirahatan (rest area) untuk mengurangi penumpukan orang dan mengurangi risiko penularan Covid-19. Selain itu, Jasa Marga bersama Polri juga akan menerapkan sistem buka-tutup tempat peristirahatan saat ada antrean kendaraan.

“Kami membatasi pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen, sebagai pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Heru.

Jasa Marga juga mengimbau agar pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan dan mengupayakan untuk membawa bekal dari rumah dan peralatan ibadah pribadi.

“Jika harus mampir ke rest area untuk istirahat, kami imbau untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak, memilih untuk take away makanan dibandingkan makan di tempat,” ujar dia.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here