Anies Baswedan: Dana PEN dari Pusat Rp12,693 Triliun untuk Biayai Tujuh Proyek Infrastruktur

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Bendungan Ciawi di Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2020). Bendungan Ciawi yang proses pengerjaannya telah mencapai 45 persen itu dibangun untuk mengendalikan aliran air dari hulu Sungai Ciliwung saat terjadi peningkatan debit air sehingga dapat mengurangi resiko banjir di Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj)

Indonesiainside.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan akan memanfaatkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pusat sebesar Rp12,693 triliun untuk membiayai tujuh kegiatan infrastruktur.

“Dana PEN itu bukan untuk penanganan Covid-19. Ini beda, program PEN adalah program pemerintah pusat dengan penganggaran lewat BUMN PT SMI terkait pembangunan infrastruktur. Kalau penanganan Covid-19 kita gunakan dana Biaya Tidak Terduga (BTT) dari DKI,” kata Anies di Jakarta, Rabu (4/11).

PT SMI, kata Anies, memang diinstruksikan oleh pemerintah pusat untuk menyiapkan anggaran bagi pembangunan infrastruktur, karenanya yang didanai oleh mereka adalah demi keberlanjutan kegiatan infrastruktur.

“Jadi tujuan dari anggaran yang disalurkan lewat SMI adalah agar proyek-proyek infrastruktur di daerah tidak terhenti akibat adanya pandemi. Jadi ini dua hal yang berbeda. Jadi untuk penanganan Covid-19 lewat anggaran pos APBD, sementara dana PEN memang dana dari pemerintah pusat untuk kegiatan infrastruktur,” ujarnya.

Diketahui, dana PEN yang akan dialokasikan oleh pemerintah pusat adalah sekitar Rp12,693 triliun di mana pada tahun 2020 ini dicairkan sebanyak Rp3,26 triliun. Dana PEN ini, akan dialokasikan untuk tujuh kegiatan infrastruktur di Jakarta yang telah dianggarkan untuk tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19.

Pertama, kegiatan infrastruktur pengendalian banjir dengan proyek yang meliputi pembangunan polder pengendali banjir, revitalisasi pompa pengendali banjir, pembangunan waduk, dan peningkatan kapasitas sungai serta drainase.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here