Jembatan Bentang Panjang LRT Jabodebek Tersambung

Uji coba LRT. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Jembatan bentang panjang (long span) terakhir proyek kereta api ringan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek) tersambung pada Rabu di Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas, Jakarta.

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi Mukhson dalam Seremonial Penyambungan Jembatan Bentang Panjang Dukuh Atas dan Penyerahan Rekor Muri U-Shaped Girder, Rabu, bersyukur atas rampungnya tahap tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan konkret di atas untuk LRT Jabodebek tahap I ini sudah kita selesaikan. Alhamdulillah pula sesuai dengan rencana waktu yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam acara seremonial yang ditayangkan secara daring itu.

Entus menuturkan jembatan bentang panjang terakhir yang dipasang sepanjang 218 meter itu dipasang di Stasiun Dukuh Atas, Kuningan, Jakarta Selatan, dan dibangun di atas parkiran bawah tanah.

Diakuinya, pembangunan di atas parkiran bawah tanah itu menjadi tantangan bagi tim pelaksana karena struktur yang dibangun harus tetap kokoh, namun tidak mengganggu bangunan yang ada.

Dengan penyambungan bentang panjang terakhir itu, maka seluruh trase LRT Jabodebek tahap I sepanjang 44 km yang menghubungkan Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dan Cawang-Bekasi Timur, telah tersambung secara keseluruhan.

Selain pengecoran terakhir, Adhi Karya memecahkan tiga rekor dari Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk produksi U-shaped girder pertama untuk jalur kereta; pembangunan jalur kereta dengan struktur U-shaped girder terpanjang; serta seri pengiriman terberat U-shaped girder untuk sistem jalur kereta tanpa kecelakaan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here