Habib Rizieq Terima Didenda Rp50 Juta, Tidak Membela Diri dan Langsung Bayar Tunai

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Imam Besar dan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab beserta keluarga menerima diberi sanksi Rp50 juta terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara pernikahan Syarifah Najwa Syihab dan perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Markaz FPI, Petamburan, Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Habib Rizieq, keluarga dan FPI tidak membantah dan tidak membela diri atas ketetapan sanksi tersebut dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia menerima sanksi tersebut dengan sportif serta lapang dada, bahkan membayar langsung secara tunai.

Pemprov DKI melalui aparatnya juga sudah menyampaikan imbauan dan permintaan agar Habib Rizieq tidak menggelar acara yang melibatkan massa. Pihaknya menyampaikan hal itu dengan mendatangi, bahkan menyurati.

“Kemudian ketika ada pelanggaran kami tindak, diberikan sanksi yang tertinggi Rp50 juta, jika diulangi akan bertambah jadi Rp100 juta,” kata Riza.

Dia menyampaikan bahwa pihaknya sudah meminta jangan ada lagi kerumunan di seluruh Jakarta. Untuk kegiatan apapun termasuk kegiatan keagamaan dilakukan dalam jumlah terbatas sesuai dengan protokol Covid-19 dan sedapat mungkin dilakukan secara virtual.

“Terlebih ini maulid, hal tersebut tidak mengurangi makna maulid, justru kalau kita ingin maulid bukan jumlah jamaahnya yang banyak, kesuksesannya diukur dari sejauh mana kita bisa meneladani Rasulullah sebagai Akhlakul Karimah,” kata Riza.

Kemudian, kata dia, menyempurnakan dan memperbaiki akhlak. Salah satu caranya taat pada protokol kesehatan, pada protokol Covid-19, menjaga kebersihan diri, meningkatkan kesehatan dan sebagainya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here