Polda Metro Jaya: Kalau Memang Ada yang Dilanggar, maka Telah Terjadi Pidana

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan polisi tengah mencari unsur pidana dalam penyelidikan kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan massa Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta.

Pidana yang dimaksud ialah pelanggaran Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun. Tubagus mengatakan, Jakarta saat ini berada dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi sehingga ada ketentuan yang berlaku terkait kerumunan massa.

Karena itu, Polda Metro Jaya memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kerumunan massa FPI. Pemeriksaan ini terkait dengan pesta pernikahan putri Pemimpin FPI Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi menanyakan kepada penyelenggara pemerintahan soal ketentuan PSBB transisi, apakah ada yang dilanggar terkait acara Habib Rizieq.

“Kalau memang ada yang dilanggar, maka telah terjadi pidana,” lanjut Tubagus di Jakarta, Selasa (17/11).

Soal pemanggilan Anies untuk diperiksa, Polda Metro Jaya menjelaskan hal itu sebagai undangan untuk klarfikasi. “Ini adalah tahap penyelidikan, makanya sifatnya undangan klarifikasi untuk menentukan ada atau tidaknya pidana,” kata Tubagus.

Anies memenuhi panggilan polisi tersebut dan tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 09.45 WIB. Selain Anies, polisi juga memeriksa Wali Kota Jakarta Pusat, Kepala Biro Hukum Pemprov DKI, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tanah Abang, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Camat Tanah Abang, hingga Ketua RT dan RW setempat.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here