Aceh Disebut Sarang Kadrun, Ini Pelecehan!

Ribuan jemaah melaksanakan salat Id di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Eko Deni Saputra/Indonesiainside.id

Pengalaman pribadi melihat perspektif Pulau Sumatera dan Isinya sudah sangat familiar dengan rendang, melayu, danau toba, empek empek serta mie aceh.

Sampai akhirnya saya mendapatkan dua peta yang telah dimodifikasi ini dari media sosial. Peta ini menggambarkan isi Sumatera dari hal-hal yang membanggakan hingga menyudutkan.

Kalau merujuk pada perspektif masyarakat, peta Sumatera ini sudah sangat kompleks dengan apa yang dipikirkan secara awam. Namun sebenarnya tidak, itu lebih tepatnya melecehkan isi Sumatra itu sendiri.

“Provinsi Aceh masih ditempatkan sebagai induk anti pancasilais, pusat “kadrun”, serta perspektif SARA lainnya. Jauh dari sifat kemajumukan dan kerukunan,” begitulah ungkap sang pemodif peta (Hantu Spionase Era Millenial).

Menurut Joel M Charon perspektif adalah berupa kerangka konseptual, perangkat asumsi, perangkat nilai dan perangkat gagasan yang mempengaruhi persepsi seseorang sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi tindakan seseorang dalam situasi tertentu.

Sedangkan pengertian perspektif menurut Martono (2010) adalah cara pandang terhadap suatu masalah yang terjadi, atau sudut pandang tertentu yang digunakan dalam melihat suatu fenomena.

Sementara pengertian perspektif menurut Ardianto dan Q-Anees adalah cara pandang atau sudut pandang kita terhadap sesuatu.

Jenis perspektif secara umum, ada 3 jenis yakni:

1. Perspektif Mata Burung

Perspektif mata burung adalah sebutan untuk cara pandang dari jauh dan melihat banyak aspek. Bagaikan burung yang mampu mengamati daratan ketika ia terbang.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here