Mulai Bandrek Hingga Covid-19, Inilah Manfaat Nuklir Bagi Kemaslahatan Manusia

Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan. Foto: Eko Pujianto

Indonesiainside.id, Jakarta – Nuklir mungkin terdengar menakutkan bagi sebagian masyarakat. Memori mereka bisa jadi secara langsung terbangkitkan dengan peristiwa dahsyatnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki – yang membuat kedua kota itu luluh lantak, ratusan ribu jiwa meninggal dan Jepang pun terpaksa bertekuk lutut kepada sekutu.

Nuklir juga mungkin mengingatkan pada peristiwa bocornya reaktor nuklir Chernobyl Ukraina pada tahun 1982, atau 34 tahun lalu, yang radiasinya meracuni kota tersebut dan membuat masyarakatnya terusir dari sana. Juga, bocornya PLTN Fukushima di Jepang beberapa waktu lalu.

Namun anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Nuklir, radiasi dan teknologinya tidak semenakutkan yang dibayangkan. Bahkan, bisa dikatakan jika nuklir justru sahabat terdekat manusia.

‘Nuklir itu memiliki banyak manfaat, bahkan sangat berguna dalam berbagai bidang kehidupan,” kata Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan, kepada wartawan di Jakarta, dalam pertemuan dengan media 22 Oktober lalu.

Dijelaskannya, persepsi negatif tentang nuklir selain karena dampak dari sejarah
peristiwa bom atom dan beberapa kejadian kecelakaan bocornya reaktor nuklir, juga terkait kekhawatiran adanya radiasi. Ini belum lagi ditambah dengan kengerian yang digambarkan oleh film-film Hollywood, informasi lainnya tentang bahaya nuklir dan isu negatif lainnya yang menyertai.

Padahal nuklir tidak hanya digunakan untuk semacam itu (perang dan
menghancurkan kehidupan). Nuklir justru membawa segudang manfaat bagi
kehidupan. Nuklir membawa manfaat nyata di berbagai bidang, seperti kesehatan, kedokteran, makanan atau pangan, pertanian, peternakan, industri, eksplorasi dan bidang-bidang lainnya yang bermanfaat bagi kemaslahatan kehidupan manusia.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here