Wapres: 30% dari 50 Negara Islam Penuh dengan Konflik

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id (Solo) — Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menyatakan sekitar 30% dari 50 negara Islam di dunia saat ini penuh dengan konflik. Konflik tersebut terjadi akibat
masalah ketiadakdilan.

Karena itu, menurut Wapres, Indonesia perlu menyelesaikan masalah dengan jalur pendidikan dan gerakan sosial. “Semua merasa sedih melihat keadaan negara-negara Islam dewasa ini, dan sekitar 30 persen dari 50 negara Islam di dunia ini penuh dengan konflik,” kata JK dalam acara Peringatan Milad Ke-106 Muhammadiyah di Solo, kemarin, dikutip dari Antara.

Negara-negara Islam di dunia tersebut seperti Irak, Syria, Afghanistan, Libya, Pakistan. “Kita merasa bersyukur bangsa ini, dahulu banyak konflik tetapi bisa terselesaikan dengan baik,” ucapnya.

Menurut dia, inti dari konflik adalah keadilan. “Seperti di Aceh, Poso, Ambon, Kalimantan, Papua, Pulau Jawa dahulu DI/TII. Semua karena ketidakadilan. Hal ini, inti upaya-upaya keadilan yang harus kita laksanakan,” kata JK.

JK pun mendorong semua pihak untuk memajukan bangsa ini, baik dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik.

Dia juga menyoroti peran Muhammadiyah dalam bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Menurutnya, hal ini perlu didukung terutama dalam menghadapi persaingan dengan negara lain.

Wapres juga menyebut Muhammadiyah sudah “beramal soleh, ibadah, usaha kepada bangsa” selama 106 tahun keberadaannya di Indonesia.

“Saya yakin Muhammadiyah mempunyai saham yang besar dalam upaya itu, karena begitu banyak pendidikan dan usah-usaha lainnya yang mewarnai bangsa ini. Upaya-upaya seperti itu, untuk mempersatukan bangsa ini ke depan. Bagaimana meningkatkan kemakmuran untuk bangsa ini, apa yang dilakukan Muhammadiyah suatu manajemen yang luar biasa,” tutur dia.(*/dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here