Ketua OC Reuni 212: Allah Bersama Orang yang Berjuang Tanpa Pamrih

Kawasan Monas berubah menjadi lautan manusia yang merupakan peserta Aksi Damai Reuni 212.  Mereka datang dari berbagai penjuru Tanah Air dengan semangat dan motivasi tinggi, menempuh perjalanan jauh dan rela berdesak-desakan di lokasi acara bersama jutaan umat Islam. 

Indonesiainside.id, Jakarta — Jutaan umat Islam sejak Ahad (2/12) pukul 03.00 dinihari memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat. Kawasan itu pun berubah menjadi lautan manusia yang dominan berpakaian putih. Mereka datang secara bergelombang dari berbagai penjuru di Tanah Air dengan satu tujuan, yaitu mengikuti dan memeriahkan rangkaian Aksi Damai Reuni 212.

Reuni 212 merupakan peringatan momentum dua tahun lalu dimana umat Islam menuntut penista agama Basuki Tjahaja Purnama dijatuhi hukuman pidana karena telah menista Alquran Surat Al-Maidah ayat 51 dalam pidatonya di Kepulauan Seribu.

Aksi Damai dimulai dengan melakukan shalat tahajud, dzikir dan istighosah kubro, Maulid Nabi, tilawah Alquran, menyanyikan nasyid dan lagu Indonesia Raya.  Lalu dilanjutkan dengan menyajikan tausiah yang disampaikan oleh sejumlah ustadz ternama.

Jutaan umat Islam mengikuti aksi damai 212 di Monas, Jakarta Ahad (2/12/2018) foto istimewa

 

Ketua OC Aksi Damai Reuni 212 Bernard Abdul Jabbar menyebut para peserta Reuni 212 sebagai Mujahid/Mujahidah. Ia mengatakan bahwa nama Mujahid/Mujahidah merupakan penyematan atas pengorbanan yang dilakukan jutaan umat Islam dalam menuntut keadilan dengan segala keterbatasan dan spirit keislaman.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here