Gerindra: Reuni 212 Bukan Kampanye

 

Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani menyebut reuni 212 merupakan gerakan silaturahami. Tak ada tanda-tanda kampanye dalam acara yang dihadiri jutaan umat muslim ini. Hal yang sama terjadi di tahun sebelumnya, saat reuni pertama digelar

Indonesiainside.id, Jakarta — “Saya kira enggak. Peristiwa itu kan sudah ada dua tahun sebelumnya. Itu tidak. Reuni pun sudab terjadi tahun lalu. Pada peristiwa awalnya kan juga Pak Jokowi datang. Pak Prabowo kan pada peristiwa 212 malah enggak datang,” ujar Muzani di kompleks parlemen, Senin, 3 Desember 2018.

Ia meminta semua pihak tak berprasangka buruk atas reuni tersebut. Sebab apa yang terjadi hanyalah reuni biasa, seperti tahun sebelumnya. Jika ada massa yang menyerukan hal berbau politis, maka tak bisa digeneralisir.

“Saya kira gak ada (kampanye). Saya kira ya nggak lah,” sebut Muzani.

Menurutnya, makna acara kemarin adalah kegiatan keagamaan, bukan kampanye. Prabowo sendiri diundang sebagai bagian dari umat. Sehingga tak ada hubungan apapun dengan kampanye.

Lebih lanjut ia mengapresiasi jutaan peserta yang hadir di reuni itu. Keadaan juga kondusif dan reuni berlangsung damai. Termasuk saat Habib Rizieq Shihab memberikan orasi melalui sambungan jarak jauh.

Menurutnya, ajakan Habib Rizieq supaya umat tak memilih partai tertentu, merupakan sesuatu yang wajar. Sama seperti meminta masyarakat tak memilih partai korup. Hal itu juga dianggap wajar, karena konteks Habib adalah berdakwah.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here