Arahan Dirjen Dukcapil Hadapi Isu e-KTP

Foto: Rmol

Kasus pungli hingga penjualan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), menjadi perhatian Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh. Zudan meminta jajaran Dukcapil seluruh Indonesia meningkatkan kewaspadaan.

Indonesiainside.id, Jakarta: Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh memberi arahan pada jajarannya, untuk menghadapi isu seputar e-KTP yang belakang kerap terjadi. Salah satunya yakni melakukan cek dan ricek blangko.

“Cek blanko baru, terpakai, rusak, sisanya berapa. Jaga dan amankan,” ujar Zudan melalui pesan tertulis, Minggu, 9 Desember 2018.

Pendataan menyeluruh, kata dia, menjadi syarat wajib untuk mengawal penyediaan blangko. Jika ada e-KTP yang telah rampung dicetak, Zudan meminta agar segera didistribusikan.

Menurutnya, pengiriman e-KTP yang telah dicetak, perlu disegerakan. Mengingat kewajiban Dinas Dukcapil harus dituntaskan, dari pencetakan hingga distribusi ke masyarakat.

Jika e-KTP rusak, Zudan meminta dinas Dukcapil memberi perhatian khusus sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri. “Cek e-KTP rusak, untuk segera dipotong dan simpan yang rapi,” sebutnya.

Selain itu, Dinas Dukcapil diminta berada di garda terdepan dalam pelayanan. Artinya, tak ada perantara dalam pembuatan e-KTP, hanya masyarakat dan Dinas Dukcapil.

“Waspada pungli dan calo. Antisipasi agar (kasus-kasus) tidak terjadi lagi. Hari senin besok semua staf disdukcapil agar di briefing di apel atau melalui rapat,” tandasnya.

Seperti diketahui, kasus e-KTP tercecer kembali terulang. Kali ini, kartu penduduk itu ditemukan tercecer di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu siang. KTP-el tersebut merupakan cetakan pertama.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here