Tayangan Shopee Blackpink Resahkan Masyarakat

Foto : Change.org

Tayangan iklan Shopee yang menampilkan personil girlband Korea, Blackpink, yang berpakaian minim menuai keresahan dari berbagai kalangan masyarakat.

Indonesiainside.id, Jakarta — Keresahan dipicu dari munculnya tayangan iklan e-commerce asal Singapura ini, dalam program siaran untuk anak-anak. Berbagai status yang menyuarakan keresahan itu ramai dibagikan di media sosial.

Status dari Ibu Dua Anak, Ainan Indalah, yang telah dibagikan hingga lebih dari 3.000 kali di jejaring sosial facebook misalnya. Dalam status itu Ainan menyampaikan rasa risihnya atas tayangan iklan Shopee yang muncul hingga 2-3 kali dalam 1 kali jeda iklan di acara kartun anak.

Keresahan yang sama disampaikan juga oleh Ketua Aliansi Perempuan Cinta Pertiwi (APCP), Savia Hunon. Dalam Pasal 46 UU Penyiaran sudah jelas disebutkan bahwa siaran iklan niaga pada siaran untuk anak-anak wajib mengikuti standar siaran untuk anak.

“kemunculan iklan Shopee dengan Blackpink-nya sangat tidak sesuai dengan semangat perlindungan anak yang telah diakomodisasi oleh UU Penyiaran,” tegas Savia di Jakarta, Senin (10/12).

Belum lagi jika melihat pasal 17 Konvensi Hak Anak yang jelas menyebutkan bahwa anak memiliki hak atas akses informasi untuk peningkatan kesejahteraan sosial, spiritual dan kesusilaannya, serta kesehatan fisik dan mentalnya. Dengan demikian, Pemerintah Indonesia yang telah meratifikasi Konvensi Hak Anak melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1990, juga memiliki kewajiban mendorong media massa untuk menyebarkan informasi dan bahan yang memiliki manfaat sosial dan budaya bagi anak.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here