Kasus Tercecernya e-KTP Kedaluwarsa: Pemerintah Harus Ambil Langkah Komprehensif

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso. Foto: Istimewa.

Jika tidak, dinilai akan terjadi kekacauan dan kekisruhan yang akan menimbulkan ekses lebih besar.

Indonesiainside.id, Jakarta — Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso urun tanggapan terkait kasus tercecernya ratusan e-KTP kedaluwarsa di bilangan Pondok Kopi, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Priyo menyerukan agar pemerintah mengambil langkah-langkah darurat dan penting untuk memastikan kejadian tersebut dapat ditanggulangi.

“Pemerintah harus menjelaskan bahwa ini penting dan tidak disengaja atau tidak didesain khusus, karena ini dapat menjadi pintu berbahaya,” ujar Priyo di Jakarta, Selasa (11/12).

Menurut dia, jika hal ini tidak ditangani secara serius, maka akan menimbulkan kekisruhan yang berkala dan panjang. Apalagi jika tidak ditangani secara komprehensif.

“Terlebih terdengar kabar ada e-KTP yang bisa diperjualbelikan lewat online dan dijual eceran seharga Rp 200.000 – 300.000 per e-KTP,” katanya.

Di saat bersamaan, kata Priyo, ada orang asing yang bertebaran di beberapa TPS (tempat pemungutan suara) pada hari H Pemilu/Pilkada, yang tidak jelas identitasnya.

“Dan mereka tiba-tiba juga menggunakan e-KTP kita. Ketika ditanya, tidak bisa menjawab dengan Bahasa Indonesia yang fasih,” ucapnya, curiga.

(Ahmad Z.R.)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here