BKSDA ACEH Identifikasi Lanjutan Kulit Harimau Sumatera

Dokter hewan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh identifikasi lanjutan terhadap barang bukti kulit harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) di Aceh Besar, Rabu (12/12). Barang bukti kulit harimau dari Kabupaten Aceh Selatan disita dari dua tersangka penjual yang telah divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tapaktuan pada Oktober lalu. (Atha)

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, lakukan indentifikasi lanjutan terhadap kulit harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), dari Pengadilan Negeri Tapak Tuan, Aceh Selatan, setelah pelaku divonis bersalah empat tahun kurungan penjara, Oktober lalu.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kulit harimau ini adalah hasil sitaan dari pengumpul di Aceh Selatan. “Usai sidang, barang bukti ini diserahkan kepada kami,” kata dokter hewan dari BKSDA Aceh, Taing Lubis, Rabu (12/12).

Kulit harimau Sumatera tersebut diperkirakan milik harimau jantan berusia 30 tahun, yang didapat dari hasil perburuan dua pemburu di kawasan Gunung Lauser yang diamankan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan.

Hasil indentifikasi menunjukkan, pelaku memburu hewan dilindungi itu dengan cara memasang perangkap jerat.

Polisi membekuk kedua pelaku penjeratan di Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (14/7) silam. Kedua pelaku SW dan SM, saat itu dijelaskan Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono, ST adalah penduduk Subulussalam.

Keduanya ditangkap di Gampong Kapeh, Kecamatan Kluet Selatan. Saat petugas dari Satreskrim Polres Aceh Selatan sedang melakukan patroli rutin di wilayah Kluet Selatan. (Atha/INI-Network)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here