Titiek Soeharto : KKN Justru Lebih Marak Saat Ini

Titiek_Soeharto

ICW Sebut Angka Kasus Korupsi di Era Pemerintahan Jokowi Tetap Tinggi

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menepis tudingan jika Orde Baru disebut sebagai simbol KKN dan guru besar korupsi. Faktanya, KKN justru lebih marak sekarang.

“Lho nyatanya KKN kan lebih marak di sana sekarang, kita bisa lihat sendiri lah siapa yang duduk-dudukin, tiba-tiba jadi panglima ini, panglima itu. Itu siapanya siapa?” kata Titiek Soeharto saat ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Makassar, Kamis, kepada INI-Network (13/12).

Ditambahkannya, sebagai manusia biasa Presiden SOeharto memiliki kelemahan dan kelebihan seperti juga layaknya pemimpin lainnya. Selama kepemimpinannya, Presiden Soeharto telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada bangsa ini. Banyak kemajuan dan pembangunan di berbagai bidang di seluruh Indonesia.

Beberapa program unggulan yang dilaksanakan selama pemerintahan Presiden Soeharto seperti keberhasilan Indonesia menjadi negara yang ber-swasembada pangan. Adanya tradisi kelompecapir, transmigrasi untuk pemerataan penduduk, yang kini telah ditinggalkan oleh pemerintahan saat ini.

“Yang bagus malah ditinggalkan. Kita masih ingat, dulu itu ada pengamalan Pancasila melalui P4, juga GBHN, visi pembangunan Pak Harto yang nyata berhasil waktu itu, ditinggalkan. Ini bukan kata saya tapi kata data seperti itu,” sambungnya.

Angka kasus korupsi di Indonesia memang terbilang cukup tinggi hingga 4 tahun kepemimpinan Jokowi saat ini. ICW bahkan menemukan adanya kombinasi antara korupsi politik dan korupsi birokrasi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here