Pemkot Aceh Larang Perayaan Tahun Baru Masehi

Perayaan Tahun Baru di Australia

Larangan ini khusus bagi umat muslim, untuk umat agama lainnya diperbolehkan dengan tetap menjaga toleransi.

Indonesiainside.id, Aceh – Seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Banda Aceh melarang warganya melakukan perayaan Tahun Baru Masehi. Hal ini dikarenakan bertentangan dengan syariat Islam.

“Kami sudah memberikan imbauan agar malam 1 Januari 2019 tidak ada perayaan. Tidak ada pesta kembang api, dan juga pesta lainnya. Karena ini tidak sesuai dengan syariat Islam, dan bertentangan adat istiadat di Aceh,” kata Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, (17/12).

Larangan ini khususnya berlaku bagi penduduk yang beragama Islam dan bukan pemeluk agama lain untuk memperingati pergantian tahun masehi tersebut. “Pekan lalu Pemerintah Kota Banda Aceh telah menggelar rapat bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah setempat terkait seruan bersama pelarangan perayaan malam tahun baru masehi 2019,” lanjutnya.

Pemkot juga meminta pedagang mengindahkan imbauan tersebut dengan tidak memperjualbelikan petasan, kembang api, terompet, dan lain sebagainya kepada penduduk sekitar yang tinggal di kota berjuluk “Serambi Mekkah” ini.

“Bagi non muslim maka di situlah toleransi beragama seperti itu, dan kita harapkan adalah saling menghargai. Mereka merayakan sendiri, silakan. Tidak ada masalah,” ucapnya.

Tapi yang harus dijaga adalah tidak melakukan perayaan, seperti pesta kembang api. Itulah toleransinya Kota Banda Aceh. “Kami tidak menutup mata, mereka boleh ke gereja di tanggal 1 Januari, silakan. Karena itu haknya agama lain,” sambungnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here