Senat AS Tuding Rusia Gunakan Semua Medsos Menangkan Trump

Penelitian terbaru itu mengungkapkan YouTube, Tumblr, Instagram dan PayPal – serta Facebook dan Twitter – dimanfaatkan untuk menyebarkan propaganda untuk memenangkan Trump.

Indonesiainside.id, Jakarta – Polemik kemenangan Donald Trump atas rivalnya Hillary Clinton dalam Pilpres Amerika Serikat beberapa tahun lalu masih terus dikaji oleh pelbagai kalangan. Kajian Senat AS terbaru menunjukkan keterlibatan agen-agen Rusia melalui platform sosial media membantu pemenangan Trump.

“Rusia mengadaptasi teknik pemasaran digital dengan sasaran khalayak luas di berbagai saluran media sosial. Mereka menggunakan seluruh keluarga situs media sosial,” kata Dr Philip N. Howard, direktur Institut Internet Oxford, Selasa (18/12).

Dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan teknologi raksasa, tim peneliti menemukan bahwa puluhan juta warga rakyat Amerika terekspos propaganda dukungan Rusia selama kampanye pemilihan presiden Amerika. Laporan itu, yang dirilis hari ini oleh Senat AS, memperlihatkan upaya disinformasi dalam skala yang luas oleh Rusia dan dimuat BBC Indonesia.

“Yang jelas semua pesan itu dibuat untuk menguntungkan Partai Republik, dan khususnya Donald Trump. Tujuan mereka adalah membuat kampanye terlihat tidak melanggar aturan.” sambungnya.

Ini adalah analisis pertama untuk Komite Intelijen Senat AS terhadap jutaan unggahan di media sosial Twitter, Google dan Facebook. Para peneliti juga menyayangkan respon yang telat oleh perusahaan-perusahaan teknologi tersebut. Walaupun Facebook dan Twitter sebelumnya telah mengungkapkan adanya gangguan dari Rusia, masih sedikit yang diketahui tentang penggunaan platform media sosial lainnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here