Berdalih Demi Budaya, Jepang Kembali Berburu Ikan Paus

Hingga tahun 2017 Jepang tercatat membunuh 333 Paus, diantaranya Paus Sperma dan Fin yang masuk dalam kategori spesies terancam dan dilindungi.

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah Jepang nekat bakal melakukan perburuan ikan Paus, meskipun mendapat kecaman dari Komisi Paus Internasional (PWC).

Negeri matahari terbit ini bakal memulai perburuan secara komersil pada Juli 2019 mendatang. Hal ini ditempuh setelah ICW menolak permintaan Jepang dan membuat negeri tersebut keluar dari Komisi Penangkapan Paus Internasional (IWC).

Selama ini Jepang berdalih melakukan penangkapan spesies dilindungi ini dengan alasan untuk penelitian. Konvensi Internasional untuk Peraturan Perburuan Paus (ICRW) baru-baru ini melansir aturan perburuan paus di perairan Antartika untuk penelitian diharuskan bergabung dengan IWC.

“Dari Juli 2019, setelah penarikan mulai berlaku pada 30 Juni, Jepang akan melakukan perburuan paus komersil di dalam laut teritorial Jepang dan zona ekonomi eksklusifnya, dan akan menghentikan perburuan paus di Samudra Antartika / Belahan Selatan,” kata Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga.

Jepang juga beralasan, bukti ilmiah telah mengonfirmasi bahwa beberapa spesies paus jumlahnya melimpah, negara-negara anggota yang fokus secara eksklusif pada perlindungan paus. Sementara itu mengabaikan tujuan lain yang dinyatakan oleh ICRW, yakni menolak untuk menyetujui untuk mengambil langkah nyata apapun untuk mencapai suatu posisi bersama yang akan memastikan pengelolaan sumber daya ikan paus berkelanjutan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here