Dahnil : Jangan Sampai Prabowo-Sandi Vs Kecurangan

Pilpres 2019 harus menghasilkan pemimpin kredibel dan bukan hasil kecurangan

Indonesiainside.id, Jakarta – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan KPU terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah. Karena selain soal pemilih siluman, juga masyarakat yang memiliki e-KTP namun belum terdaftar di DPT Pemilu 2019.

“KPU harus segera menyelesaikan masalah pemilih siluman dan DPT secara serius karena menentukan nasib Indonesia 5 tahun ke depan,” ujar Dahnil Anzar di Jakarta, (2/1).

Kalau kemudian persoalan DPT sebanyak 31 juta ini masih bermasalah, Pilpres 2019 ini namanya bukan pertarungan Prabowo-Sandi lawan Jokowi-Ma’ruf tapi pertarungan Prabowo-Sandi versus kecurangan.

“Jika memang sudah diatur demikian, maka pertarungan Pilpres 2019 nanti hanya akan menghasilkan pemimpin yang tidak kredibel,” tegasnya.

Untuk itu, Dahnil meminta masyarakat turut melakukan pengawasan secara masif selama tahapan pemilu berlangsung. Mulai dari persoalan DPT sampai penghitungan suara sangat penting menentukan kecurangan ini tidak terjadi.

“Jadi kami akan pantengin DPT, kalau kemudian DPT itu masih dibuka peluang-peluang tambahan-tambahan yang irasional maka sejak awal Pak Prabowo menyebutkan buat apa kita bertarung. Kita mau berkompetisi antara Prabowo-Sandi vs Jokowi-Ma’ruf bukan Prabowo-Sandi vs kecurangan,” ujarnya.

Dahnil pun mengimbau penyelenggara pemilu agar bisa mengembalikan kepercayaan publik yang semakin hilang karena kotak suara dari kardus. Kepercayaan publik hilang karena khawatir jika kotak suara dari kardus lebih mudah untuk dimanipulasi hasilnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here