Ganjil-Genap Akan Dievaluasi Tiap Tiga Bulan

Kepadatan Lalu lintas Jakarta, foto: Antara

Mendorong perpindahan moda transportasi dari milik pribadi ke angkutan umum.

Indonesiainside.id, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperpanjang kebijakan pengaturan kendaraan berbasis nomor plat ganjil-genap mulai hari ini, Rabu (2/1).

Peraturan itu diberlakukan di beberapa ruas jalan, mencakup Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal MT Haryono, DI Panjaitan.

Kemudian Ahmad Yani, dan HR Rasuna Said, dan Jalan S Parman mulai dari simpang Jalan Tomang Raya sampai dengan simpang Jalan KS Tubun.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebut pengaturan ganjil-genap sebagai “kebijakan antara” Sehingga tetap diperlukan pengawasan dan evaluasi kebijakan ini. Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan.

“Artinya ya kami akan terus melakukan monitoring, terus melakukan evaluasi, sementara ini tidak bicara durasi waktunya,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko di Jakarta, Rabu sore (2/1).

Salah satu yang menjadi fokus pemerintah daerah dalam melanjutkan ganjil-genap ini adalah untuk mendorong perpindahan moda transportasi dari milik pribadi ke angkutan umum.

“Ganjil-genap selama Asian Games dan Asian Para Games ini sudah menunjukkan progress yang baik, tidak hanya bicara masalah kecepatan dan volume lalu lintas, tapi yang positif adalah terkait peningkatan penggunaan angkutan umum,” tuturnya.

Dengan diperpanjangnya kebijakan ganjil-genap ini, Sigit berharap timbul kesadaran di masyarakat untuk menggunakan angkutan umum. “Kebijakan ini juga didukung rencana operasi MRT tahap satu pada Maret dan pengembangan layanan angkutan umum terintegrasi Jak Lingko.”

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here