Al-Sissi Meresmikan Katedral ‘Terbesar’ di Timur Tengah

Katedral yang diresmikan Presiden Mesir, Abdel Fattah al Sissi, Foto: DPA

Paus Fransiskus memuji pada hari Minggu pembangunan katedral, yang menampung lebih dari 8.000 orang

Indonesiainside.id, Jakarta — Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sissi Hari Minggu meresmikan Katedral Koptik dan sebuah masjid di ibu kota baru negara itu, sebagai tanda toleransi beragama dan solidaritas dengan minoritas Kristen.

Peresmian terjadi beberapa jam setelah seorang perwira polisi Mesir tewas ketika mencoba menjinakkan sebuah bom luar gereja Kristen Koptik di Mesir, kutip DPA, Minggu (6/1/2018).

Katedral Kelahiran Kristus di ibu kota administrasi baru adalah gereja terbesar di Timur Tengah, menurut halaman resmi Facebook juru bicara Gereja Ortodoks Koptik.

Bom itu adalah salah satu dari dua bom disembunyikan di dalam atas yang diletakkan di atap sebuah gereja di Kota Nasr, tak jauh dari Kairo.
Insiden ini terjadi sebelum umat Koptik Mesir merayakan hari Natal mereka.

Dalam sebuah pidato di dalam katedral, al-Sissi mengatakan Muslim dan Kristen Mesir akan tetap bersatu.

“Ini adalah menit yang sangat penting dalam sejarah kita,” katanya, ketika para jemaah yang menghadiri Misa Natal di katedral melambaikan bendera Mesir sebagai pujian.

“Arti yang kami berikan hari ini adalah bahwa kami telah menanam pohon afinitas. Kita harus melestarikannya dan membiarkannya berkembang sehingga buahnya akan mencapai seluruh dunia, ”tambah al-Sissi dalam bahasa Arab.

Al-Sissi, seorang Muslim, memerintahkan pembangunan katedral baru itu dua tahun lalu setelah 27 orang Kristen terbunuh dalam serangan bom tahun 2016 terhadap Gereja Santo Peter dan Santo Paulus dekat Katedral Ortodoks Koptik Santo Markus di Kairo, tempat Misa Natal digunakan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here