Orang Tua Rentan Hoaks di Musim Politik

Oleh: Suandri Ansah

Pengguna Facebook yang lebih tua dianggap tidak memiliki ‘tingkat literasi media digital’

Indonesiainside.id, Jakarta — Sebuah studi yang dirilis Science Advances mengungkapkan bahwa usia dapat menentukan kerentanan seseorang terhadap penyebaran hoaks di Facebook. Menurut laporan ini, Pengguna berusia lebih dari 65 tahun cenderung aktif berbagi informasi.

Penelitian ini menemukan hubungan antara usia seseorang dan seberapa besar kemungkinan mereka menyebarkan berita palsu. Sekitar 11 persen orang di atas 65 berbagi artikel dari situs berita palsu. Sementara hanya 3 persen pengguna berusia 18 dan 29 yang melakukannya.

“Satu teori adalah bahwa pengguna Facebook yang lebih tua tidak memiliki ‘tingkat literasi media digital’ yang diperlukan untuk menentukan apakah mereka harus mempercayai apa yang mereka baca online,” catat studi tersebut dilansir CNet, Kamis (10/1).

Berkaca dari dinamika politik selama musim pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016, pengguna Facebook usia tua berbagi informasi tujuh kali lebih banyak dibandingkan anak muda.

Studi ini mengungkapkan, kelompok konservatif cenderung lebih banyak membagikan berita palsu daripada kaum liberal atau moderat. Sementara, perusahaan media sosial, termasuk Facebook, telah meningkatkan upaya memerangi informasi yang salah sejak pemilu 2016.

Facebook menemukan bukti bahwa Rusia menggunakan jaringan sosial untuk menabur perselisihan di antara orang Amerika dengan menyebarkan berita palsu dan menargetkan kampanye pada pemilih.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here