Unggah Surat Palsu KPK, Aktivis Antikorupsi Blitar Ditahan

Oleh: Rizki

Aktivis antikorupsi Blitar Mohamad Triyanto akhirnya ditahan setelah melaksanakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis terkait kasus surat panggilan palsu yang diunggah di akun Facebooknya.

Indonesiainside.id, Blitar – Aktivis antikorupsi Mohamad Triyanto ditahan oleh Polres Blitar saat memenuhi wajib lapor dua kali seminggu. Triyanto ditahan sebagai tersangka dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dia mengunggah informasi adanya surat panggilan palsu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Blitar Rijanto di akun Facebooknya. Oleh penyidik Polres Blitar, Triyanto melakukan penyebaran kabar hoaks dan melanggar UU ITE.

Penahanan Triyanto dibenarkan Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin. “Benar, penyidik Satreskrim telah menerbitkan surat perintah penahanan terhadap tersangka Mohamad Triyanto dalam perkara UU ITE,” ungkap Iptu Burhanurin, Jumat (11/1/2019).

Surat perintah penahanan Triyanto disampaikan saat yang bersangkutan datang ke Polres Blitar untuk malaksanakan wajib lapor. Penyidik, kata Burhan, memiliki pertimbangan objektif maupun subjektif dalam melakukan penahanan dan semua sudah sesuai dengan KUHAP.

“Memang sempat ada pengajuan penangguhan penahanan. Itu merupakan hak tersangka. Namun penyidik punya pertimbangan dan semua itu sudah sesuai apa yang ada dalam KUHAP,” paparnya.

Kuasa hukum Triyanto, Hendi Priyono, mengaku kaget dengan penahanan kliennya. Menurut dia, selama ini Triyanto sangat kooperatif. Bahkan aktivis antikorupsi itu tak pernah absen dari wajib lapor setiap Senin dan Kamis.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here