KPAI Minta Relokasi Sekolah di Jalur Bencana

Kondisi kelas darurat di SD Karya Thayyibah Mamboro di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (3/12/2018). Foto: Antara

Oleh: Suandri Ansah

2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar

Indonesiainside.id, Jakarta — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutip Peta Sumber Gempa Nasional 2017 menyebut ada 2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar.

Menyikapi data tersebut, KPAI meminta pemerintah menyiapkan rencana jangka panjang untuk merelokasi sekolah yang berada persis di jalur patahan ke tempat yang lebih aman.

“Memang, kita tak harus panik, namun juga tak boleh menafikan, apalagi mengabaikan risiko bencana. Jangan juga data-data para ahli ini dianggap menakut-nakuti dan mengancam investasi di daerah,” ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan,Retno Listyarti

Kepada Pemerintah Daerah, Dinas terkait, maupun sekolah, diminta agar segera menyediakan petunjuk evakuasi dan titik kumpul, termasuk lingkungan warga yang berada di zona rentan bencana maupun tidak.

“Sehingga siswa dan masyarakat paham apa yang harus dilakukan disaat bencana terjadi,” kata Retno.
Berjalannya program simulasi secara berkala juga harus segera dilaksanakan oleh sekolah-sekolah di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD sampai SMA/SMK.

KPAI menilai, pengawasan terhadap pelaksanaan simulasi menjadi penting untuk membentuk kesadaran dan kebiasaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Agama (Kemenag) yang menaungi madrasah serta Kemenristekdikti untuk segera menyusun kurikulum pendidikan kebencanaan yang dimasukan dalam mata pelajaran terkait.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here