Honor Penyuluh Agama Naik Jelang Pilpres 2019

Oleh : Eko

Penyuluh agama berharap hal ini bukan temporer menjelang hajatan politik saja.

Indonesiainside.id, Jakarta — Mulai bulan ini honor penyuluh agama naik 100 persen. Kepastian itu diungkapkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

“Terhitung Januari 2019, besaran honor yang diterima penyuluh agama Non PNS naik 100 persen. Jika sebelumnya penyuluh memperoleh honor sebesar Rp 500 ribu bulan, maka di tahun ini honornya menjadi Rp 1 juta per bulan,” ujar Menteri Lukman, Minggu (13/1).

Kenaikan honor ini sebenarnya sudah disampaikan Menag sejak 2018 lalu. Menurut dia, di beberapa tahun sebelumnya kebijakan keuangan pemerintah lebih banyak diarahkan kepada peningkatan infrastruktur. Hal ini bertujuan guna mengejar ketertinggalan infrastruktur.

“Di tahun ini, kebijakan lebih diarahkan pada peningkatan SDM. Itu mengapa honor penyuluh pun 100 persen ditingkatkan,” jelasnya.

Rencana pemerintah menaikkan honor penyuluh agama ini disambut gembira para penyuluh agama. Selama empat tahun mereka hanya menerima honorarium Rp 500 ribu.

“Alhamdulillah sudah ada perhatian pemerintah. Mudah-mudahan ini sifatnya bukan sementara tapi berkelanjutan,” ujar salah satu penyuluh agama di kawasan Pondok Cabe yang enggan namanya dipublikasi.

Pria yang sehari-harinya mengajar di Taman Pendidikan Alquran (TPA) ini mengaku sebulannya mendapatkan gaji dari yayasan pengelola masjid Rp 1,5 juta. Dengan kenaikan honorarium penyuluh agama, dia bisa mengantongi Rp 2,5 juta per bulan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here