Aparat Keamanan Prancis Tangkap 102 Demonstran Rompi Kuning

Rompi Kuning Ditangkap. Foto: Evening Standard

Oleh: Nurcholis |

Demonstran Rompi Kuning di Belanda memprotes pemerintah di 14 kota berbeda termasuk Den Haag, Amsterdam dan Rotterdam

Indonesiainside.id, Jakarta — Setidaknya 102 demonstran Rompi Kuning ditangkap pada Sabtu di ibukota Prancis, Paris, di mana petugas polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk menghalau demonstran.

Mulanya wilayah Champs-Elysees tenang pada jam-jam pagi, namun, ketegangan antara petugas polisi dan pengunjuk rasa meletus pada siang hari.

Dikutip Anadolu Agency, para pengunjuk rasa melemparkan batu ke polisi dan polisi menggunakan gas air mata dan meriam air terhadap demonstran.

Di Bourges, Prancis tengah, 500 demonstran berusaha memasuki pusat kota bersejarah. Padahal sebelumnya kantor gubernur setempat telah mengeluarkan larangan berdemonstrasi.

Selain itu, demonstran Rompi Kuning di Belanda memprotes pemerintah di 14 kota berbeda termasuk Den Haag, Amsterdam dan Rotterdam.

Protes Rompi Kuning, yang awalnya sebagai reaksi atas kenaikan pajak, berkembang menjadi aksi demonstrasi terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, terus berlanjut meskipun pemerintah menyerukan agar mereka berhenti.

Protes pertama kali dimulai di Perancis pada 17 November, tetapi dengan cepat menyebar ke negara-negara Eropa lainnya.

Ribuan pengunjuk rasa mengenakan rompi kuning cerah yang dijuluki Rompi Kuning telah berkumpul di kota-kota besar Prancis, termasuk ibukota Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar yang kontroversial dan memburuknya situasi ekonomi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here