900 Personel yang Razia Lapas Dapatkan Gunting, hingga Bong

Razia Lapas.Foto: INI-Network

Oleh: Rosid   |

Ratusan personel yang dikerahkan hingga Jumat malam menggeledah 15 blok lapas terbesar di Bali ini.

Indonesiainside.id, Denpasar – Kadivpas Bali, Slamet Prihantara, Jumat (1/3) malam merilis hasil sitaan setelah beberapa jam merazia Lapas Kerobokan.

Ia menuturkan, hasil razia tersebut ditemukan handphone 14 buah, televisi 1 buah, dvd 1, gunting 6, obeng dan palu 8, rice cooker 2, power bank 1, bong 5, dan tabungan dua buah.

Terkait temuan bong atau alat hisab sabu, ia mengatakan akan melakukan penelitian lebih lanjut terkait hal tersebut. Ia juga membantah bahwa razia yang dilakukan pihaknya ada kebocoran.

“Memang ketika ada bong, jangan-jangan ada temannya. Saya tidak bisa mengatakan bocor, saya baru diinformasikan jam 17.00 Wita. Saya yakin pak Kalapas sudah berkoordinasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, aparat gabungan menggelar razia di Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung, Bali, Jumat (1/3).

Razia tersebut melibatkan kurang lebih 900 personel. Mereka dari Kepolisian sebanyak 600 personel, BNNP 20 personel, BNNK 20 orang, TNI 20 orang, dan petugas Lapas sebanyak 150 orang.

Ada 15 blok atau wisma yang dilakukan razia. Jumlah tersebut terdiri dari 122 kamar. Selain itu, ruangan dii luar yang meliputi klinik, gereja, pura, ruang rehabilitasi dan dapur juga dilakukan penggeledagan. (ros/ari)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here