Gunung Bromo Ditutup Dua Hari

Memperingati Hari Raya Nyepi, Balai Besar TNTBS menutup wisata di Gunung Bromo. Foto: INI-Network

Oleh: Jee Jaini |

Sosialisasi penutupan sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Beberapa banner atau spanduk sudah terpasang di ruas-ruas jalan menuju Bromo.

Indonesiainside.id, Probolinggo — Memperingati Hari Raya Nyepi, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNTBS) menutup wisata di Gunung Bromo. Penutupan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari, mulai 7 Maret hingga 8 Maret 2019.

Kepala Balai Besar TNTBS John Kenedie mengatakan, penutupan dikarenakan Bromo digunakan untuk pelaksanaan Catur Brata Nyepi Tahun Baru Saka 1941. “Penutupan itu berlaku untuk seluruh jalur wisata menuju Gunung Bromo, baik dari pintu Cemorolawang, Wonokitri, dan Coban Trisula,” ungkapnya.

Kepala Seksi Wilayah 1 TNTBS Sarmin mengatakan, meski ditutup selama dua hari, hal itu tidak akan mempengaruhi julah kunjungan wisatawan ke Bromo. Sebab, penutupan hanya dilaksanakan dua hari.

Di sisi lain, sosialisasi penutupan sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Beberapa banner atau spanduk sudah terpasang di ruas-ruas jalan menuju Bromo.

Camat Sukapura Yulius Christian mengatakan, sejumlah jalur menuju perkampungan umat Hindu juga ditutup sepanjang Nyepi berlangsung. Di antaranya jalur di Desa Ngadas, Jetak, Wonotoro, Wonokerto, Ngadisari, dan Ngadirejo.

Untuk menjaga pelaksanaan Nyepi, akan dikerahkan Jagabaya untuk berjaga. Setidaknya ada 5-10 Jagabaya yang berjaga di tiap desa. “Selain Jagabaya, penutupan akses juga melibatkan unsur kepolisian dan TNI,” katanya.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto menambahkan, penutupan akses jalan itu dilakukan di seluruh jalur menuju Bromo. “Semua jalur ditutup. Kalau wilayah kami, akses jalan menuju Bromo dari arah Probolinggo saja. Untuk Pasuruan dan Malang saya kira juga demikian,” ungkapnya.

Guna memastikan kondisi di sekitar Gunung Bromo aman, Eddwi juga telah memantau langsung kondisi di Bromo. Pantuan dilakukan agar pelaksanaan ibadah dan perayaan Nyepi bagi warga Tengger dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Kemarin (Selasa 5/3), kami pantau langsung ke Bromo untuk memastikan kondisi Gunung Bromo aman setelah erupsi. Insya Allah Bromo aman dan sudah tidak erupsi lagi,” ungkapnya. (Riz/Aza/INI-Network)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here