Saudi Dikabarkan akan Mengeksekusi Tiga Cendekiawan Ini setelah Ramadhan

Oleh: Nurcholis |

 

Indonesiainside.id, Jakarta–Tiga cendekiawan Arab Saudi terkemuka yang ditahan oleh Riyadh atas berbagai tuduhan “terorisme” dikabarkan akan dijatuhi hukuman mati, menurut sebuah laporan terbaru.

Mengutip dua sumber pemerintah dan salah satu kerabat pria itu, Middle East Eye hari Selasa melaporkan tiga orang tersebut – Syeikh Salman al-Awdah, Awad al-Qarni dan Ali al-Omari – akan dihukum dan dieksekusi setelah bulan suci Ramadhan berakhir, kutip Al Jazeera.

Tidak ada komentar dari otoritas Saudi tentang laporan tersebut.

Al-Awdah adalah cendekiawan Islam yang terkenal secara internasional dan digambarkan oleh para ahli PBB sebagai “reformis”, al-Qarni adalah seorang dai, akademisi dan penulis, dan al-Omari dikenal sebagai seorang penyiar populer.

“Mereka tidak akan menunggu untuk mengeksekusi orang-orang ini begitu hukuman mati telah dijatuhkan,” kata satu sumber tanpa nama kepada Middle East Eye.

Saudi telah menangkap mereka  pada September 2017. Ketiganya dikenal memiliki banyak pengikut daring. Akun Twitter Awdahh memiliki 13,4 juta pengikut, dan tagar #freesalmanalAwdahh muncul setelah penangkapannya.

Stasiun TV Omari “For Youth” juga memiliki jumlah penonton yang banyak.Sumber pemerintah Saudi lainnya mengatakan eksekusi 37 warga negara bulan lalu itu digunakan sebagai “balon uji coba” untuk mengukur kekuatan kecaman internasional, lapor media itu.

Seorang anggota dari salah satu keluarga cendekiawan mengatakan kepada MEE: “Eksekusi, jika mereka lanjutkan, akan sangat serius, dan dapat menghadirkan titik kritis yang berbahaya.”

Penahanan ketiga cendekiawan itu telah memicu kecaman PBB dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, serta kelompok hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW), Reprieve dan Amnesty International.

Pada bulan September, setahun setelah penangkapannya, Awdahh muncul di persidangan tertutup Pengadilan Kriminal Khusus, pengadilan yang dibentuk oleh kementerian dalam negeri untuk mengadili kasus-kasus terorisme. Awdahh kemudian dituntut oleh jaksa penuntut khusus atas 37 dakwaan terorisme.

Itu termasuk dugaan afiliasi dengan “organisasi teroris”, yang dimaksud oleh jaksa penuntut adalah Ikhawanul Muslimin dan Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (ECFR) – dua organisasi Islam internasional terkemuka.

Dakwaan kedua menudingnya membongkar “ketidakadilan terhadap tahanan” dan “mengungkapkan sinisme dan sarkasme tentang prestasi pemerintah”.

Dakwaan ketiga menuduh ia berafiliasi dengan keluarga kerajaan Qatar dan menyebut Awdahh enggan mendukung boikot yang dipimpin Saudi.

Ali al-Ahmad, seorang tokoh lama oposisi Saudi dan kepala Institut Urusan Teluk yang berbasis di AS, menyebut langkah yang dilaporkan untuk mengeksekusi tiga orang terkemuka itu sebagai “kejahatan untuk meneror warga negara Saudi ke dalam penyerahan”.

“Sistem pengadilan Saudi kurang lebih merupakan sistem pengadilan kangguru,” kata al-Ahmad kepada Al Jazeera dari Washington, DC.

Tapi Yahya Assiri, pendiri ALQST, organisasi hak asasi manusia Saudi yang berbasis di London, menyebut laporan berita itu tidak benar dalam tweet dalam bahasa Arab.

Namun, ia menulis, “Tidak ada yang di luar otoritas yang menindas, brutal dan bodoh, tetapi juga tidak ada yang dihukum atau dieksekusi … Berita ini berbahaya bagi korban dan situasi hak asasi manusia dan pekerjaan kami.”

Pada Januari tahun lalu, panel ahli PBB, bagian dari Dewan Hak Asasi Manusia, menuding Riyadh mengabaikan seruan berulang kali untuk menghentikan penangkapan, penahanan sewenang-wenang dan sistematis terhadap tokoh agama, penulis, wartawan dan aktivis. (cak)

Berita terkait

Infeksi Virus Corona Meningkat, Diplomat AS Ramai-ramai Tinggalkan Arab Saudi

Indonesiainside.id, Riyadh – Banyak diplomat dan warga Amerika Serikat (AS) dilaporkan meninggalkan Arab Saudi akibat melonjaknya kasus virus corona di negara itu. Menurut laporan...

Dituduh Hina Tokoh Milisi Syiah, Baghdad Desak Penutupan Kantor Saluran TV Saudi

Indonesiainside.id, Baghdad – Parlemen Irak bersikeras menyerukan penutupan kantor saluran TV yang didanai oleh Arab Saudi, MBC. Hal ini terjadi karena televisi itu dituduh...

Arab Saudi Tetapkan 70 Jamaah Haji Tahun Ini Warga Asing

Indonesiainside.id, Riyadh-- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Senin (6/7) mengumumkan bahwa 70 persen jemaah haji tahun ini merupakan warga asing.  Sementara itu,...

New Normal Haji 2020, Kerikil untuk Jumrah Pun Wajib Didisinfeksi

Indonesiainside.id, Jeddah – Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Arab Saudi (Weqaya), berkomitmen untuk mencegah penyebaran infeksi dan benar-benar memastikan keselamatan para jamaah calon haji...

Saudi Luncurkan Protokol Kesehatan Ibadah Haji di Tengah Pandemi

Indonesiainside.id, Riyadh-- Arab Saudi pada hari Senin (6/7) mengumumkan protokol kesehatan untuk ziarah haji tahun ini. Ibadah haji tahun ini  dibatasi oleh pemerintah Saudi...

Seperti Apa Kehidupan Normal Baru di Arab Saudi Pasca-Lockdown?

Indonesiainside.id, Riyadh – Arab Saudi mengambil langkah-langkah untuk memastikan kembalinya kehidupan normal baru yang lancar, setelah lockdown selama tiga bulan. Bisnis yang tidak penting...

Arab Saudi Rilis Protokol Keselamatan Pelaksanaan Haji 2020

Indonesiainside.id, Jeddah – Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Saudi (Weqaya), menetapkan protokol untuk mengurangi tingkat infeksi dan memastikan keselamatan jamaah calon haji 2020. Menteri...

Arab Saudi Umumkan Fasilitas Perpanjangan Izin Warga Asing Terdampak Corona

Indonesiainside.id, Riyadh-- Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada Ahad (5/7) mengumumkan fasilitas tambahan bagi warga asing yang terimbas kebijakan karantina wilayah (lockdown) Covid-19. Arab...

Berita terkini

TikTok Diduga Langgar Privasi Anak, AS Lakukan Investigasi

Indonesiainside.id, Jakarta--Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan Komisi Perdagangan Federal menyelidiki dugaan Tiktok melanggar ketentuan tentang perlindungan privasi anak. Dua narasumber yang dirahasiakan identitasnya, menyatakan secara...
ads3 mekarsari

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

WHO Akui Partikel Virus Corona dapat Bertahan Lama di Udara, dan Tetap Berbahaya jika Dihirup

Indonesiainside,id Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengakui adanya bukti yang muncul dari penyebaran virus corona di udara, Selasa (7/7). Sebelumnya, sekelompok ilmuwan...

Memilukan, Ibu Hamil bersama Anak dalam Kandungan Meninggal setelah 13 Rumah Sakit Menolak untuk Merawatnya

Indonesiainside.id, New Delhi – Seorang ibu hamil dan bayi di dalam kandungannya meninggal setelah dalam satu hari, 13 rumah sakit menolak untuk merawatnya. Peristiwa...

Berita utama

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

Rekor Tertinggi: Gugus Tugas Laporkan 1.853 Kasus Baru Covid-19, Total 68.079 Orang Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 kembali mencatat rekor. Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru di Tanah Air mencapai 1.853...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here