KPU RI Tunggu Situasi Papua Kondusif untuk Verifikasi

Komisioner KPU RI Ilham Saputra. Foto: Indonesiainside.id/Ahmad ZR

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta — Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengatakan, KPU Papua tengah menyisir sisa-sisa fasilitas kantor KPU yang dibakar demonstran saat aksi di Jayapura. Hal itu untuk memastikan sejumlah dokumen yang rusak, hilang, dan terbakar.

“Saat ini belum memungkinkan teman-teman (KPU Pusat) untuk melakukan verifikasi langsung ke kantor, karena situasi tidak stabil,” kata Ilham di kantor KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8).

Ia mengakui, hingga kini kondisi di bumi cenderawasih tidak memungkinkan orang luar Papua untuk masuk kesana. Terlebih, sebelumnya warga non Papua di evakuasi TNI melalui Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal).

“Kalau kita paksakan ke sana nanti muncul kecurigaan, karena menang situasinya masih nggak menentu,” ujarnya.

Mengenai beberapa dokumen calon legislatif DPRD yang terbakar, ia menyebutkan telah memiliki back up sejak penetapan pemilu pada 21 Mei lalu. Namun, ia akan mengumpulkan data lain sebagai bahan pendukung.

“Semoga saja kita masih ada data soft copy-nya, sehingga data itu bisa memperkuat data yang terbakar,” katanya.

Sebelumnya, komisioner KPU Provinsi Papua Adam Arisoy membenarkan adanya insiden pembakaran kantor KPU Papua. Kantor yang berlokasi di Kota Jayapura itu dibakar Jumat (30/8) pagi hari.

“Ya benar, kantor KPU Papua sudah dibakar jam 4 subuh tadi,” kata Adam saat dikonfirmasi, Jumat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembakaran kantor KPU Papua itu merupakan buntut dari aksi unjuk rasa yang digelar di Jayapura, Kamis (29/8). Akibat insiden pembakaran itu, seluruh dokumen calon legislatif terpilih DPRD Papua hangus, padahal dokumen tersebut bakal diserahkan ke pemerintah Senin (2/9). (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here