Seberapa Tinggi Manusia Bisa Mendirikan Bangunan di Bumi?

Burj Khalifah di Dubai saat ini masih menyandang status gedung tertinggi di dunia. Foto: thedubai2020.com

Indonesiainside.id, Jakarta – Setiap tahun, manusia dapat mendirikan bangunan-bangunan tinggi di permukaan tanah tempat mereka tinggal. Sebut saja pembangunan Gedung Tinggi Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, yang tingginya mencapai 828 meter.

Nanti, bangunan itu akan dikalahkan oleh Jeddah Tower di Arab Saudi yang akan selesai dibangun pada 2020. Tinggi gedung pencakar langit yang baru itu mencapai 1.008 meter.

80264da5 36e8 4ce0 8766
Desain konstruksi Jeddah Tower di Arab Saudi. Foto: alarabiya.net

Akan tetapi, kita pasti pernah bertanya-tanya, sampai dimana sebenarnya “batas” tinggi suatu bangunan yang dapat dibangun di bumi? Dikutip dari BBC Earth Story, meski belum ada angka pasti, menurut perhitungan seorang ahli, bangunan yang dapat dibuat manusia adalah 1 meter lebih tinggi daripada Gunung Everest (8.848 meter).

Kendati demikian, ada banyak tantangan ketika manusia harus membangun gedung setinggi, bahkan lebih tinggi dari Gunung Everest. Tantangan tersebut yaitu angin. Angin bisa bertiup sangat kencang ketika Anda berada di lantai paling atas suatu gedung. Hal ini dapat berakibat buruk yaitu gedung bisa saja mengalami kegoyangan, sama seperti pohon ketika terkena angin kencang.

Tantangan lainnya adalah elevator. Tanpa elevator, manusia tidak mungkin menaiki satu per satu anak tangga dalam gedung yang memiliki banyak lantai. Meskipun terdengar mustahil, manusia bisa saja membangun gedung hingga menembus atmosfer bumi, jika manusia dapat membangun elevator luar angkasa.

Membuat elevator hingga tembus ke angkasa sangat masuk akal secara ilmu sains. Jika benar-benar dibuat, elevator luar angkasa inilah yang akan menjadi objek paling tinggi yang pernah dibuat oleh kita sebagai manusia. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here