Kapolda : Buru, Tangkap Hidup Atau Mati Pimpinan KKB di Nduga, Egianus Kogoya

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyalami personel Brimob.

Indonesiainside.id, Nduga – Kepolisian Daerah Papua tengah menyusun strategi untuk menangkap Egianus Kogoya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Nduga, Papua.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw saat dihubungi dari Jayapura, Selasa (14/1) menegaskan tidak ada penambahan personel dalam upaya penangkapan Egianus Kogoya.

“Tidak ada (anggota) masih cukup. Kita lagi mencoba menyusun strategi bagaimana bisa menangkap hidup atau mati Egianus itu, (intruksi) itu jelas tidak ada tawar menawar dari Kapolda itu,” tegas mantan Kapolda Sumatera Utara ini.

Waterpauw menuturkan, proses pengejaran terhadap kelompok bersenjata masih berlangsung di Kabupaten Nduga. Dia pun memastikan situasi keamanan di wilayah itu aman dan terkendali.

“Masih ada upaya pengejaran, sementara situasi aman dan terkendali,” katanya saat disinggung apakah ada peningkatan status siaga di Nduga pasca penembakan Brimob Polda Maluku di Bandara Kenyam.

Jenderal Kelahiran Fakfak, Papua Barat ini mengimbau kepada masyarakat maupun para tokoh agar tidak khawatir dengan kehadiran aparat keamanan di Kabupaten Nduga.

“Jangan khawatir dengan kehadiran aparat di Nduga karena yang dicari, ditangkap, dilumpuhkan adalah kelompok yang mengganggu kenyamanan, itu sejak kasus PT Istaka Karya 2 Desember 2018,” terang Waterpauw.

Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya menyerang dua anggota Brimob yang tengah membersihkan lingkungan di sekitar Bandara Perintis Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (11/1) pagi.

Penyerangan yang dilancarkan dari jarak 50 meter itu berhasil melukai salah satu anggota Brimob. Korban diketahui bernama Bharatu Luki Darmadi, anggota BKO Brimob Polda Maluku yang ditugaskan ke Nduga. (Asi)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here