Kota Samarinda Terendam Banjir, Listrik Rumah Warga Dipadamkan

Banjir yang semakin meninggi di Komplek Perumahan Bengkuring, memaksa PLN untuk memadamkan listrik demi keselamatan warga. Air di jalan lingkungan sudah mencapai 50 centimeter dan berpotensi semakin tinggi menjelang tengah malam.

Indonesiainside.id, Samarinda — Banjir yang terjadi di Kota Samarinda sejak pagi hari, memaksa warga di Jalan Asparagus, Kestela, Pakis Merah dan Terong Pipit Komplek Perumahan Bengkuring, harus menikmati malam hari tanpa penerangan listrik dari PLN. Aliran listrik terpaksa dipadamkan karena hingga pukul 19.00 Wita, air sudah setinggi 50 Centimeter menggenangi jalan lingkungan mereka.

“Kami dua kepala keluarga di dua rumah terpaksa harus mengungsi ke tempat keluarga yang tidak kebanjiran karena air sudah masuk ke dalam rumah sedalam 35 Centimeter. Ini air nampaknya terus naik,” ujar Dwi Anitasari yang tinggal di Jalan Pakis Merah, pada Selasa sore (14/1).

Sementara itu, di Perum Griya Mukti Sejahtera, Kelurahan Gunung Lingai yang juga bersisian dengan Sungai Karang Mumus, ketinggian air dilaporkan setinggi 50 centimeter. Namun di sini, hanya sebagian listrik saja yang dipadamkan, sisanya, seperti di RT 6 tegangan listrik menjadi rendah sehingga cahayanya meredup.

Walau sebagian rumah warga ditinggalkan untuk mengungsi, warga lebih mempercayakan rumah-rumah mereka dijaga oleh pengamanan lingkungan.

“Tidak dijaga rumahnya, cukup petugas ronda saja yang bantu lihat-lihat. Kami sudah titipkan,” ucap Dwi pasrah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda sudah sibuk sejak siang hari mengevakuasi warga di Komplek Perumahan Bengkuring ini karena letaknya berdekatan dengan aliran Sungai Karang Mumus. Nampak beberapa mobil rescue lalu lalang membawa perahu penyelamat.

Sementara itu, hujan yang turun sejak pagi hari, seperti biasanya menyebabkan beberapa titik banjir menggenangi sejumlah jalan di dalam Kota Samarinda, seperti perempatan Lembuswana, Perempatan MP Noor-DI Panjaitan, Kelurahan Mugirejo, Jalan Padat Karya dan Jalan Bengkuring Raya, Perempatan Wahid Hasyim Sempaja, Jalan Wahab Syahranie hingga Antasari dan Jalan Dr Soetomo.(YAN)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here