Helmy Klarifikasi Tudingan Dewas TVRI soal Hak Siar Liga Inggris

Helmy Yahya dan istrinya, Febryani Sofyan, menghadiri konferensi pers terkait pemecatan dirinya di Jakarta, Jumat (17/1). Foto: Anisa Tri K/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Dituding tidak bisa menjelaskan pembelian hak siar Liga Inggris yang menelan biaya besar, Dewas TVRI memberhentikan secara sepihak Helmy Yahya yang menjabat Dirut TVRI periode 2017-2022. Terkait tudingan permasalahan administrasi program ini, Helmy menjelaskan duduk permasalahan di badan TVRI secara gamblang dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/1).

“Siaran Liga Inggris sudah kami sampaikan ke Dewas pada 17 Juli 2019. Rapat dipimpin Ketua Dewas Arif Thamrin. Kami sampaikan jenis kerjasamanya, programnya, dan sebagainya,” jelas Helmy.

Menurut Helmy, Dewas meminta peningkatan peluang penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari program Liga Inggris. Bahkan, Dewas juga hadir waktu launching program Liga Inggris.

“Anggarannya memang nggak ada. Kami mengusahakan dari PNBP itu untuk membiayai program ini. Iklan, sewa pemancar, dan lain-lain,” tegasnya. Menurutnya, sejak ia menjabat menjadi Dirut TVRI, dia sudah melakukan perombakan (re-branding) besar-besaran.

“Walaupun rebranding tidak ada di anggaran, mata anggarannya sesuai. Mobil harus dicat, harus pakai logo baru, kami tanya ada nggak biayanya? Dibilang ada. Ada anggaran buat konser rebranding? Katanya ada. Kalau ada penyimpangan, pasti sudah disemprot BPK, kan?” kata Helmy. (PS)

 

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here