Kapal Pompong Karam Tewaskan 10 Orang, Polda Riau Tangkap Dua Pengepul TKI Ilegal

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Indonesiainside.id, Pekanbaru – Penyelidikan yang dikeluarkan terhadap tenggelamnya kapal pompong bermuatan TKI ilegal di perairan Rupat Utara akhirnya membuahkan hasil. Kepolisian Daerah Riau telah menangkap dua orang tersangka, yang merupakan penampung para pekerja non-prosedural itu.

“Polres Bengkalis sudah menetapkan dua tersangka terkait dengan tenggelamnya TKI kemarin, di wilayah laut Rupat Utara. Dan kita ingin proses penegakan hukum ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi kepada Indonesiainside.id, Sabtu (25/1).

Kedua tersangka yang berhasil diamankan yakni berinisial MZ dan JS. Keduanya sengaja mencari para pekerja yang ingin bekerja di luar negeri, terutama Malaysia dari berbagai daerah di Indonesia.

“Inisialnya MZ dan JS, sudah kita amankan dan kita tahan di Polres Bengkalis. Dia menampung di rumahnya di daerah Rupat, Bengkalis. Dia mencari para korban (calon TKI ilegal) di Medan, di Jawa, dan di sekitar Pekanbaru. Itu semua menjadi hal yang kemudian kita konstruksi dalam kejahatan,” ujar Agung.

Agung mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait jaringan kedua tersangka, terutama jaringannya di Malaysia. “Nanti kita dalami (jaringannya di Malaysia),” katanya.

Kapolda Riau mengimbau kepada masyarakat, jika ingin menjadi TKI, harus melalui jalur yang resmi. Selain dapat dilindungi, keselamatan selama bekerja di luar negeri juga dapat dijamin.

“Dan kita juga ingin menyampaikan kepada masyarakat, bahwa jika ingin menjadi TKI, harus melalui jalur dan mekanisme yang resmi. Sehingga dapat dijamin, keberangkatannya, pengembaliannya, maupun bila ada masalah di lokasi atau negara tempat dia bekerja,” katanya. (Bayu)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here